Kamis, 07 April 2016

Tokoh Alkitab Yang Paling Kejam

Sepulang dari gereja beberapa remaja ngobrol disebuah warung sambil bercanda, mereka saling memberikan teka-teki, giliran si Paulus yang bertanya kepada teman-temannya untuk menebaknya :
Paulus : siapakah tokoh alkitab yang paling kejam ?
Teman 1 : pastilah  Pontius Pilatus, gubernur Romawi di Yudea yang menghukum Yesus disalib.
Paulus : salah !!
Teman 2 : Herodes Agung dari Yudea yang mebunuh istrinya, Mariamne, karena rasa cemburu dan membunuh semua bayi di Betlehem dengan tujuan membinasakan bayi Yahudi yang sebelumnya dikatakan para peramal akan menjadi ancaman baginya.
Paulus : salah !!
teman 3 : Nebukadnezar adalah raja paling kuat dan paling kejam
Paulus : kalian semua salah !!!
Semua teman : kalau begitu siapakah tokoh alkitab yang paling kejam ??
Paulus : Tuhan..!!
teman-teman serempak : hahhh ??? bagaimana bisa begitu ?
Paulus : Tuhan membunuh er yang tidak bersalah, hanya karena jahat dimata Ttuhan (kejadian 38:7), Tuhan juga membunuh Onan hanya karena membuang maninya (kejadian 38:9-10), Tuhan menggenapi kutukan nuh menjadikan bangsa Kanaan budak (kejadian 9:24-27) Tuhan memerintahkan membunuh semua penduduk dalam suatu kota bila beragama lain/bukan kristen (ulangan 13:12-15) dan masih banyak yang lainnya
semua teman : ???

---===---
Referensi :
Alkitab terjemahan baru - LAI :
kejadian
38:7
Tetapi Er, anak sulung Yehuda itu, adalah jahat di mata TUHAN, maka TUHAN membunuh dia.


Tetapi Onan tahu, bahwa bukan ia yang empunya keturunannya nanti, sebab itu setiap kali ia menghampiri isteri kakaknya itu, ia membiarkan maninya terbuang, supaya ia jangan memberi keturunan kepada kakaknya.
Tetapi yang dilakukannya itu adalah jahat di mata TUHAN, maka TUHAN membunuh dia juga.

kejadian
Setelah Nuh sadar dari mabuknya dan mendengar apa yang dilakukan anak bungsunya kepadanya,
berkatalah ia: "Terkutuklah Kanaan, hendaklah ia menjadi hamba yang paling hina bagi saudara-saudaranya."
Lagi katanya: "Terpujilah TUHAN, Allah Sem, tetapi hendaklah Kanaan menjadi hamba baginya.
Allah meluaskan kiranya tempat kediaman Yafet, dan hendaklah ia tinggal dalam kemah-kemah Sem, tetapi hendaklah Kanaan menjadi hamba baginya."

Dalam ayat diatas nuh mengutuk kanaan cucunya sendiri menjadi hamba/budak padahal dia tidak bersalah, dia tidak tahu menahu tentang mabuknya nuh, dia tidak berada ditempat pada waktu nuh mabuk, tapi begitu nuh tersadar dari mabuknya nuh mengutuk cucunya sendiri menjadi budak. kanaan harus menerima ketidak adilan dari kakeknya dan juga hukuman dari tuhan atas kesalahan yang tidak pernah dilakukannya.

ulangan
Apabila di salah satu kota yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu untuk diam di sana, kaudengar orang berkata:
Ada orang-orang dursila tampil dari tengah-tengahmu, yang telah menyesatkan penduduk kota mereka dengan berkata: Mari kita berbakti kepada allah lain yang tidak kamu kenal,
maka haruslah engkau memeriksa, menyelidiki dan menanyakan baik-baik. Jikalau ternyata benar dan sudah pasti, bahwa kekejian itu dilakukan di tengah-tengahmu,
maka bunuhlah dengan mata pedang penduduk kota itu, dan tumpaslah dengan mata pedang kota itu serta segala isinya dan hewannya


Dari ayat diatas terlihat Tuhan dengan kejam memerintahkan membunuh seluruh penduduk kota bila ada penduduk yang beragama lain.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar