Yang dimaksud
rasionalitas kristen perspektif logika-yudaisme adalah Menguji agama kristen
dengan menggunakan pertimbangan yang logis dari pikiran sehat berdasarkan akal budi manusia dan juga meneropongnya dari
sudut pandang ajaran yudaisme bila diperlukan,
hal ini disebabkan karena agama kristen berakar pada yudaisme dan adanya
kaitan yang erat antara agama kristen dan agama yahudi.
Selama ribuan
tahun perjanjian lama menjadi kitab suci, yang disembah oleh umat yahudi adalah tuhan yang maha esa, namun tiba-tiba
setelah perjanjian lama diakui sebagai bagian dari alkitab, umat kristen
memperkenalkan tuhan trinitas dan dosa asal seluruh manusia yang sebelumnya
tidak dikenal oleh abraham, musa dan para nabi lainnya.
bukankah sangat aneh,
menggunakan kitab suci yang sama, tuhannya menjadi berbeda ?? bukankah tidak
masuk akal bila tiba-tiba tuhan menjadi jahat menghukum seluruh manusia dengan
dosa asal yang tidak pernah diperbuatnya ?? masih banyak ajaran kristen yang
menimbulkan pertanyaan yang membutuhkan jawaban yang tegas dan logis, bukankah
kita beragama karena kita menginginkan akhir hidup kita di dunia bisa berlanjut
dengan kekekalan dan kebahagiaan di surga ?? kita semua pasti tidak mau salah
pilih dan mempertaruhkan masa depan kita berakhir di neraka, bukan ??
Agama yang benar
pasti lolos uji, apakah kristen adalah suatu agama yang benar akan kita ketahui
setelah diuji rasionalitasnya menggunakan logika akal budi manusia, alkitapedia
membantu anda dalam pengujian tersebut melaui artikel berseri rasionalitas
kristen perspektif logika-yudaisme, episode kali ini berjudul : . .
. . . . .
Menurut ajaran
kristen, setelah kejatuhan adam manusia
memiliki masalah yang sangat serius dan berat, semua manusia mewarisi dosa asal
dari adam dan terpisah dari Allah.
manusia tidak dapat menyelamatkan dirinya sendiri, sekuat apapun ia berusaha
karena mereka tidak bisa mencapai standar kesucian. Itulah sebabnya karena
kasihnya yang besar, Allah Bapa mengutus Putra-Nya Yang Tunggal datang ke bumi
dan menjadi manusia untuk menyelesaikan masalah tersebut sehingga dosa
manusia ditebus dan bisa dikembalikan
kepada rancangan Allah semula.
Apabila kita baca
alkitab, dalam 46 kitab (atau 39 kitab bagi kristen protestan) perjanjian lama
tidak ada satu ayatpun yang menyinggung tentang dosa asal atau dosa warisan,
abraham, musa dan semua nabi tidak mengenal ajaran dosa warisan, bahkan adam
yang dikatakan sebagai penyebab dosa menjalar kepada seluruh manusia juga tidak
tahu menahu adanya dosa warisan tersebut, tentunya semua orang yahudi pada
zaman yesus juga tidak tahu bahwa dirinya telah berdosa dan terpisah dari
allah.
Dosa warisan
adalah hal yang paling penting untuk dijelaskan kepada orang-orang yahudi,
anehnya selama yesus melakukan penginjilan kepada mereka, ia tidak pernah
membicarakan tentang dosa warisan, bahkan
disinggung sedikitpun juga tidak, termasuk kepada 12 orang muridnya, yesus
juga tidak pernah mengajarkannya, bahkan sampai akhir hayatnya, yesus tidak
tahu menahu tentang dosa warisan.
bila misi yesus
adalah menyelesaikan dosa warisan dan mengembalikan manusia kepada rancangan
allah semula sudah pasti yesus akan menjelaskan bahwa dosa yang ditanggung oleh
manusia tidak dapat diselesaikan dengan
usaha mereka sendiri, tanpa dirinya manusia tidak dapat menyelamatkan dirinya sendiri, sekuat apapun ia berusaha,
karena itulah sangat aneh dan janggal bila masalah sepenting ini tidak
diberitakan oleh yesus, satu-satunya jawaban atas misteri ini adalah yesus
tidak tahu adanya dosa warisan karena dosa warisan memang tidak ada. Dosa
warisan hanyalah mitos saja, sebab bila dosa warisan adalah ajaran yesus,
mustahil yesus tidak mengajarkannya. Yesus
sudah pasti dan dengan jelas terbukti tidak mengajarkan dosa warisan, Siapa
pun yang menciptakan konsep ini, pastinya bukanlah Yesus, karena dalam Bibel
tercatat bahwa Yesus berkata:
"Biarkanlah
anak-anak itu, janganlah menghalang-halangi mereka datang kepada-Ku; sebab
orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Sorga."
(matius 19:14)
Siapa yang percaya
dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan
dihukum.(markus 16:16)
Kita mungkin
bertanya-tanya bagaimana mungkin anak-anak kecil yang belum dibaptis
bisa masuk kerajaan sorga? Karena menurut doktrin Kristen, mereka yang tidak
dibaptis akan masuk neraka. Jadi ada dua pilihan disini: Entah anak-anak
terlahir dengan membawa dosa warisan sehingga masuk neraka atau akan masuk
Kerajaan Sorga. Gereja harus memilih salah satunya. Tentunya kita tidak bisa
membayangkan bahwa seorang bayi yang lucu dan imut, yang masih belum dibaptis,
akan masuk neraka apabila dia meninggal dunia. Yehezkiel 18:20 berbunyi, "Orang
yang berbuat dosa, itu yang harus mati. Anak tidak akan turut menanggung
kesalahan ayahnya dan ayah tidak akan turut menanggung kesalahan anaknya. Orang
benar akan menerima berkat kebenarannya, dan kefasikan orang fasik akan
tertanggung atasnya."
Ulangan 24:16
mengulangi pesan yang sama. Sebagian orang mungkin dapat berkata “Tapi ini ada
di Perjanjian Lama! Kami orang-orang Kristen mengikuti Perjanjian Baru.” Tapi
masalahnya adalah Perjanjian Lama tidak lebih tua daripada Adam! Jika dosa
warisan memang sudah ada dan berasal dari Adam dan Hawa, seseorang tidak akan
menemukan dosa warisan ditentang dalam kitab suci dari segala zaman! Tentunya
para nabi dari segala zaman akan mengajarkan tentang konsep dosa warisan kepada
pengikut-pengikutnya. Namun faktanya tidaklah demikian! Bahkan Yesus seperti
yang dijelaskan di atas, menentang konsep dosa warisan ini.
Matius
Ketika Yesus
akan pergi ke Yerusalem, Ia memanggil kedua belas murid-Nya tersendiri dan
berkata kepada mereka di tengah jalan:
|
|
"Sekarang
kita pergi ke Yerusalem dan Anak Manusia akan diserahkan kepada imam-imam
kepala dan ahli-ahli Taurat, dan mereka akan menjatuhi Dia hukuman mati.
|
|
Dan mereka akan
menyerahkan Dia kepada bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, supaya Ia
diolok-olokkan, disesah dan disalibkan, dan pada hari ketiga Ia akan
dibangkitkan."
|
Ayat-ayat terebut
mennggambarkan Dihadapan 12 muridnya yesus meramalkan kematiannya, yesus sudah
tahu kematiannya sudah dekat karena itulah dia mengabari kepada murid-muridnya.
Setelah yesus menyampaikan ramalan tersebut semua muridnya tidak bertanya
apapun, ada kemungkinan bahwa sebelumnya yesus juga telah memberi tahu muridnya
bahwa dia akan dihukum mati.
Penebusan dosa
manusia adalah hal yang paling penting dalam kekristenan karena menurut paulus
semua manusia telah berdosa karena adam dan hawa memakan buah larangan, dosa
manusia hanya bisa ditebus hanya oleh yesus bukan oleh orang lain, karena
itulah sangat aneh dan janggal bila yesus mengatakan semuanya yang akan terjadi
pada dirinya namun melewatkan hal yang paling penting yaitu penebusan dosa
manusia karena dosa asal warisan adam..
Terjadinya dosa
asal adalah pada jaman adam sebelum meninggalkan taman eden. Adalah hal yang
sangat aneh karena adam sendiri tidak menyadari bahwa dirinya telah menyebabkan
dosa bagi seluruh anak keturunannya, seorang manusia yang membuat anaknya
menderita pasti akan timbul rasa penyesalan, maka sangat tidak logis bila adam yang
telah melakukan dosa besar bagi seluruh umat manusia namun tidak ada penyesalan
sedikitpun, demikian pula dengan hawa, seorang ibu pasti sayang kepada anaknya,
bagaimana mungkin karena perbuatan bodohnya terbujuk oleh ular yang berakibat
seluruh anak keturunannya sedunia berdosa namun tidak ada penyesalan
sedikitpun. Fakta ini menunjukkan bahwa adam dan hawa tidak tahu bahwa akibat
perbuatannya telah mewariskan dosa kepada anak keturunannya.
Mengapa adam dan
hawa tidak tahu adanya dosa asal yang diakibatkan olehnya ?? karena allah tidak
memberitahu adanya dosa asal yang harus ditanggung oleh semua keturunannya.
Mengapa allah tidak memberitahu ?? karena allah memang tidak menjatuhkan
hukuman kepada adam dan hawa dengan dosa asal yang harus ditanggung oleh
seluruh manusia.
Akan menderita dan
sakitnya perempuan saat hamil dan melahirkan sudah diberitahukan kepada mereka,
maka mustahil masalah yang lebih besar yaitu dosa warisan, allah tidak
memberitahukannya hal ini membuktikan bahwa dosa warisan memang tidak ada,
diamnya allah dalam hal dosa asal ini menunjukkan bahwa memang tidak ada dosa
asal atau dosa warisan, sangatlah mustahil allah menyembunyikan adanya
kutukannya dan baru memberitahukan ribuan tahun kemudia kepada paulus.
Keanehan dan
kejanggalan tidak berhenti sampai disini, yesus yang ditugaskan untuk menebus
dosa manusia juga tidak tahu menahu tentang adanya dosa asal, bagaimana akal
sehat bisa menerima adanya dosa asal bila yesus tidak mengajarkannya. Dosa warisan
adalah masalah besar karena menyangkut dosa seluruh umat manusia sedunia dan
justru misinya ke dunia karena untuk menyelesaikan dosa warisan ini, bila tidak
ada dosa warisan maka allah tidak perlu repot-repot menjelma menjadi manusia
dan turun ke dunia, karena itu tidak disinggungnya dosa warisan sama sekali
oleh yesus membuktikan bahwa dosa warisan itu tidak ada,
dalam matius 5:22
yesus menyatakan bahwa hanya berkata “jahil” kepada saudaranya maka orang
tersebut jarus diserahkan ke dalam neraka yang menyala-nyala. Masalah
pengucapan kata “jahil” soleh seseorang saja begitu dianggap penting oleh yesus
dan diajarkan kepada murid-muridnya, maka jika dosa warisan itu memang ada
pastilah yesus mengajarkan kepada murid-muridnya. Adalah aneh dan mustahil
yesus menyembunyikan hal tersebut kepada orang lain.
Sampai saat ini
umat yahudi tidak meyakini adanya dosa warisan, fakta ini menunjukkan bahwa
ajaran dosa warisan baru muncul setelah adanya ajaran kristen dari paulus. Bila
adam, abraham, musa dan semua bangsa israel termasuk yesus tidak tahu menahu
tentang adanya dosa warisan, bahkan allah sendiripun juga tidak tahu maka
ajaran dosa asal atau dosa warisan yang diajarkan paulus patut dipertanyakan
asal usulnya darimana ??
Kesimpulannya
adalah Para Nabi Allah tidak ada yang mengajarkan Dosa Warisan dan Penebusan
Dosa. Risalah yang dibawa oleh semua Nabi itu pada hakekatnya sama, yaitu monoteisme
dan perbuatan baik. Semua Nabi menekankan adanya tanggungjawab individu atas
segala perbuatan setiap manusia (Yehezkiel 18:20, Ulangan 24:16, Matius 16:27,
Yeremia 31:29-30, II Tawarikh 25:4). Demikianpula dengan ajaran yesus yang
selalu memegang taurat dan kitab para nabi pasti berpendapat sama terbukti selama hidupnya
yesus tidak pernah menyinggung dosa warisan karena memang tidak ada.
Bila dosa warisan
tidak ada, apakah perlu yesus mati di tiang salib untuk menebus dosa manusia ??
karena itulah terdapat perbedaan kisah penyaliban dan kematian yesus di tiang
salib yang diceritakan oleh keempat injil dalam alkitab, hal ini
mengindikasikan bahwa kisah tersebut patut dipertanyakan, untuk lebih jelasnya
bacalah : . .
. . . .
Karena tidak ada
kematian maka tidak ada kebangkitan yesus, paulus berkata : “Tetapi andaikata
Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah pemberitaan kami dan sia-sialah juga
kepercayaan kamu.” (korintus 15:14). Bagi orang yang mengaku pengikut yesus,
Masih percayakah anda kepada ajaran yang bukan berasal dari yesus ??
---===---
Mari kita renungkan
:
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusKalau boleh diringkas, ada dua tema pokok tulisanmu:
BalasHapus1. Menurut ajaran kristen, setelah kejatuhan adam manusia memiliki masalah yang sangat serius dan berat, semua manusia mewarisi dosa asal dari adam dan terpisah dari Allah.
2. manusia tidak dapat menyelamatkan dirinya sendiri, sekuat apapun ia berusaha karena mereka tidak bisa mencapai standar kesucian. Itulah sebabnya karena kasihnya yang besar, Allah Bapa mengutus Putra-Nya Yang Tunggal datang ke bumi dan menjadi manusia untuk menyelesaikan masalah tersebut sehingga dosa manusia ditebus dan bisa dikembalikan kepada rancangan Allah semula.
Berikut penjelasanku untuk menjernihkan kesimpulanmu.
1. Karena adam, manusia terusir dari firdaus, begitu pula anak keturunannya. Jadi, siapapun dia, asalkan dia manusia, kristen atau bukan bahkan tidak beragama/bertuhanpun, menurut kepercayaan yang meyakini bahwa adam adalah bapa semua manusia, dengan lahir ke dunia, maka manusia telah kehilangan kehidupan sorganya yang penuh kemudahan dan kekekalan. manusia harus bersusah payah memenuhi kebutuhan jasmaninya dan menghadapi kematian (kehidupan fana. lihat Q 2:36; Q 7:24-25). Inilah penjelasan lanjutan tentag dosa warisan itu.
Bagaimana dengan bayi imut yang baru lahir? ya... dia mewarisi dosa itu karena lahir ke dunia. bagaimana jika dia mati? Tuhan memiliki kuasa dan merupakan kuasa prerogatifNya untuk membawa si bayi kembali ke firdaus.
Bagaimana jika ia tumbuh? baginya kelak berlaku juga dosa perbuatan yang menjadi tanggung jawab setiap pelakunya.
2. Semua manusia yang hidup di dunia, mereka harus berusaha agar bisa kembali ke firdaus kelak (atau kamu tidak ingin kembali?). kesempatan itu telah diberikan oleh Tuhan sejak jaman adam, melalui hukum taurat, ajaran nabi2. Yakinkah kamu bahwa segala upayamu di dunia, melalui pahala yang kamu kumpulkan mengikuti ajaran nabimu, akan cukup membawamu masuk kembali ke firdaus sehingga kamu tidak perlu pertolongan Tuhan lagi?