Kamis, 07 April 2016

Tuhan Lupa

Pada saat hari ulang tahun, sebelum meniup lilinnya paulus memejamkan mata dan mohon agar dikabulkan permintaannya, namun sudah tiga bulan ini nampaknya keinginannya belum terwujud, saat ngobrol bersama-teman-temannya paulus curhat kepada teman-temannya :
paulus    : Sudah tiga bulan ini aku minta kepada Tuhan, tapi belum juga dikabulkan.
Teman 1 : Yang sabar Tuhan pasti akan mengabulkan semua permohonan kita.
Paulus    : Jangan-jangan Tuhan lupa akan permohonanku ??!!
teman 2  :  Jangan kau bicara sembarangan !! Tuhan selalu ingat tidak pernah lupa !!
teman 3  :  Apa benar Tuhan tidak pernah lupa, bagaimana Tuhan dapat mengingatnya, permintaan manusia pastilah sangat banyak di seluruh dunia ??
teman 2  :  Tuhan adalah maha ingat dan tidak pernah lupa !!
Paulus    :  Ttapi di alkitab Tuhan pernah hampir lupa ...
semua teman : alkitab tidak menyatakan demikian, mana buktinya ??!!
Paulus    :   Menurut alkitab 1 samuel 1:19, saking asyiknya Tuhan mengintip elkana   dan  hana  bersetubuh Tuhan hampir  lupa,  untunglah  kemudian  Tuhan ingat kepadanya.
Semua teman : ????

Referensi :

Alkitab terjemahan baru - LAI :

Keesokan harinya bangunlah mereka itu pagi-pagi, lalu sujud menyembah di hadapanTUHAN, kemudian pulanglah mereka ke rumahnya di Rama. Ketika Elkana bersetubuh dengan Hana, isterinya,TUHAN ingat kepadanya (1 samuel 1:19).

XWL001 

Menguji Konsep Dosa Warisan


Artikel Berseri-Rasionalitas Ajaran Gereja dalam Perpektif Logika-Yudaisme 
Di dunia saat ini terdapat lebih dari 41.000 denominasi kekristenan, mereka semua mengaku pengikut Yesus. benarkah berbagai ajaran gereja yang berbeda dan bahkan betentangan satu sama lain tersebut adalah ajaran Yesus sejati ??  untuk mejawabnya kita dapat menguji rasionalitas ajaran tersebut dalam perspektif logika-yudaisme dengan menggunakan pertimbangan yang logis dari pikiran sehat berdasarkan  akal budi manusia dan juga meneropongnya dari sudut pandang ajaran yudaisme bila diperlukan,  hal ini disebabkan karena kekristenan berakar pada yudaisme.

Dari alkitab diketahui bahwa perjanjian lama telah menjadi menjadi kitab suci umat yahudi, mereka termasuk Yesus menyembah tuhan yang maha esa, namun ribuan tahun kemudian tiba-tiba gereja mengajarkan ketuhanan trinitas dan Yesus menjadi salah satu Tuhan yang disembah serta memperkenalkan ajaran baru dosa asal seluruh manusia yang sebelumnya tidak dikenal oleh abraham, musa, para nabi bahkan Yesus sendiri.

bukankah sangat aneh, menggunakan kitab suci yang sama, Tuhannya menjadi berbeda ?? bukankah tidak masuk akal bila tiba-tiba Tuhan menjadi jahat menghukum seluruh manusia dengan dosa asal yang tidak pernah diperbuatnya ?? masih banyak ajaran gereja  yang menimbulkan pertanyaan yang membutuhkan jawaban tegas dan logis, bukankah kita beragama karena kita menginginkan akhir hidup kita di dunia bisa berlanjut dengan kekekalan dan kebahagiaan di surga ?? kita semua pasti tidak mau salah pilih dan mempertaruhkan masa depan kita berakhir di neraka, bukan ??


Ajaran yang benar pasti lolos uji, apakah yang diajarkan gereja adalah benar akan kita ketahui setelah diuji rasionalitasnya menggunakan logika akal budi manusia, alkitapedia membantu anda dalam pengujian tersebut melaui artikel berseri Rasionalitas Ajaran Gereja dalam Perpektif Logika-Yudaisme, episode kali ini berjudul  " Menguji Konsep Dosa Warisan ".

Konsep dosa warisan benar-benar tidak dikenal dalam agama Yahudi dan Kekristenan di Timur Tengah, konsep ini hanya tersebar luas di gereja-gereja Eropa, benua Amerika, dan beberapa negara lainnya. dosa warisan adalah dosa asal yang diwariskan dari dosa manusia pertama yaitu Adam kepada seluruh manusia.

Kisah kejatuhan Adam karena pelanggarannya memakan buah terlarang telah dikisahkan dalam kitab kejadian, selama ribuan tahun umat yahudi mengimani salah satu kitab sucinya tersebut tidak dikenal adanya dosa warisan, karena memang dalam kitab kejadian dengan jelas disebutkan semua hukuman yang harus ditanggung oleh Adam dan Hawa atas kesalahannya sedangkan tentang dosa warisan tidak disinggung sama sekali, bahkan dalam semua kitab suci agama yahudi tidak dikenal adanya dosa 
warisan dan semua nabi yang datang di kemudian hari juga tidak mengenalnya termasuk Yesus yang dianggap oleh umat kristen sebagai Tuhan juga tidak tahu menahu, tidak ada konsep dosa warisan dalam ajaran Yesus. pembahasan selengkapnya bacalah artikel kami yang berjudul :"Apa Kata Yesus Tentang Dosa Warisan"

Karena itulah menjadi sangat aneh dan janggal, setelah ribuan tahun umat yahudi dan pengikut Yesus mula-mula dengan berdasar kitab yang sama tidak mengenal dosa warisan, tiba-tiba konsep dosa warisan ini muncul setelah Yesus tiada di dunia, dalam alkitab sendiripun tidak disebutkan Tuhan memfirmankannya, entah dari mana asalnya tidak diketahui, yang pasti Paulus dalam suratnya kepada jemaat di Roma ia mengajarkan adanya dosa seluruh manusia yang berasal dari Adam karena pelanggarannya, saat itulah untuk pertama kalinya konsep dosa warisan muncul.  (roma 5:12).

Mengapa dikatakan konsep dosa warisan dan penebusan dosa berasal dari ide Paulus ? sebab Pauluslah  yang pertama kali mengajarkan tentang Yesus sebagai penebus dosa  kepada jemaat di Korintus. "Sebab yang sangat penting telah kusampaikan kepadamu, yaitu apa yang telah kuterima sendiri, ialah bahwa Kristus telah mati karena dosa-dosa kita." (1 Korintus 15:3).  Surat ini ditulis sekitar pertengahan tahun 50an untuk orang-orang Korintus, dimana Daerah ini terkenal sebagai kota metropolitan yunani kuno yang bergelimang dosa oleh pelacuran dan kebobrokan moral yang merajalela. Pada saat surat ini dibuat, belum ada satupun Injil yang ditulis, serta belum ada seseorang pun baik murid-murid Yesus maupun pengikut-pengikutnya yang mengatakan atau mengajarkan bahwa Yesus mati untuk menebus dosa manusia. 

Orang-orang Korintus menyambut ajaran Paulus dengan gembira dan bersemangat. Mereka ingin segera mengenal Yesus Kristus yang masih segar kisah kematiannya di tiang salib serta merindukan pengalaman rohani yang baru dengan "Kristus baru" yang diperkenalkan Paulus. Ketertarikan mereka ini dilukiskan oleh Burton L. Mack dalam bukunya Who Wrote the New Testament, halaman 126: "They were impressed rather with the chance to experience the spirit of the new god called Christ and to manifest the spiritual sign that proved they had enter his kingdom." (mereka justru lebih tertarik pada kesempatan untuk mendapatkan pengalaman rohani dari Tuhan baru yang disebut Kristus (Yesus) serta menyatakan tanda-tanda rohani yang membuktikan bahwa mereka telah memasuki kerajaannya).

Antusiasme warga korintus kepada Yesus kristus dikarenakan Mereka sudah bosan dengan Kristus-kristus mereka yang lama dan sudah uzur, yang dianggapnya sudah tidak mampu lagi mengatasi persoalan mereka. Hal ini dinyatakan oleh Calvin J. Roetzel dalam bukunya The Letters of Paul, halaman 31: "The decline of social institution and the rise of a spirit of skepticism virtually destroyed the old religions. To be sure, certain primitive form of religion and new religions remained. But even though people still stood in awe of the power and mistery of certain primal forces, belief in the old gods - Zeus, Aphrodite, Apollo etc. -was on the wane." (Melemahnya lembaga sosial dan bangkitnya semangat skeptis, merusak agama-agama yang sudah ada. Namun, agama-agama primitif tertentu dan agama-agama baru masih tetap ada. Tetapi walaupun masyarakat masih mengagumi kekuatan dan misteri penguasa alam tertentu, namun kepercayaan kepada dewa-dewa lama - Zeus, Aphrodite, Apollo dll. - sudah mulai luntur). 

Pengalaman rohani dengan Kristusnya yang baru ini, diperkenalkan oleh Paulus kemana-mana sebagaimana yang dapat kita lihat dalam Suratnya kepada jemaat di Galatia: "Hai orang-orang Galatia yang bodoh, siapakah yang telah mempesona kamu? Bukankah Yesus Kristus yang disalibkan itu telah dilukiskan dengan terang di depanmu?" (Galatia 3:1)

Selanjutnya agar dapat menghidupkan ajaran penebusan dosa dengan cara menumpahkan darah sebagaimana disebutkan diatas diperlukan ajaran lain atau dengan kata lain agar  ajaran penyelamatan atau Soteriologi salib bisa fungsional memerlukan doktrin Kristen tentang “dosa asal” atau “dosa warisan”. Inilah alasan mengapa dalam kekristenan ada ajaran dosa warisan sedangkan dalam agama yahudi, dengan menggunakan kitab yang sama yaitu perjanjian lama tidak dikenal adanya dosa warisan.

Konsep dosa warisan sangatlah tidak logis karena itu tidak dikenal pada agama lain termasuk agama Islam dan juga pada agama yahudi yang menjadi akar agama kristen, fakta ini memberikan citra buruk ajaran kristen yang salama ini digembar gemborkan sebagai agama kasih karena menunjukkan adanya Tuhan yang kejam menghukum manusia yang tidak bersalah, pembahasan lebih lengkap bacalah artikel kami yang berjudul : " rkply-dosa warisan citra buruk tuhan yang kejam." Dikatakan tidak logis karena ajaran dosa warisan ini dapat menimbulkan banyak pertanyaan serius, diantaranya  :

Adalah sangat tidak adil bagi si penerima dosa warisan, bagaimana orang bisa divonis berdosa tanpa melakukan kesalahan sedikitpun, Istilah kate Adam dan Hawa makan nangka kok gue kena getahnya.

Adalah sangat tidak adil dan kejam jika Tuhan harus dibunuh untuk dikorbankan sebagai penebus dosa manusia, Istilah kate kita yang makan nangka, tuhan yang kena getahnya.

Adalah tidak logis bahwa untuk menebus dosa, di mulai dengan menimbulkan dosa baru karena adanya pembunuhan, istilah kate sebelum menikmati nangka, harus menikmati getahnya dulu.

Adalah sangat keterlaluan bila harus mengorbankan Tuhan untuk manusia, seharusnyalah manusialah yang harus berterima kasih kepada Tuhan atas karunia kehidupan yang kita terima, istilah kate kita makan nangka, si penjual nangka harus membayar kepada kita.

Sebenarnya Masih banyak pertanyaan lain yang muncul berkaitan dengan ajaran dosa warisan ini, misalnya, doktrin ini bukan mengajarkan kasih melainkan kekerasan, memberikan contoh pembalasan dendam, yaitu Tuhan dengan seenaknya menghukum semua manusia tak bersalah, kemudian  dibalas oleh manusia dengan cara  membunuh Tuhan di tiang salib untuk menebus dosa manusia.

Sebagai bukti  dosa warisan bukan merupakan ajaran dari Tuhan adalah, tidak ada satu ayatpun dalam perjanjian lama yang berbicara mengenai dosa warisan, Abraham, Musa dan semua nabi tidak pernah mengajarkan, bahkan Yesus sedikitpun tidak pernah menyinggung adanya dosa Adam yang diwariskan kepada manusia. Demikian juga dengan Adam yang dikatakan sebagai penyebab dosa yang menjalar kepada seluruh manusia juga tidak tahu menahu adanya dosa warisan tersebut, tentunya semua orang yahudi pada zaman Yesus juga tidak tahu bahwa dirinya telah berdosa dan terpisah dari Allah.

Umat kristen pasti menolak bila dikatakan konsep dosa warisan berasal dari ajaran Paulus, namun yang jelas adalah Siapa pun yang menciptakan konsep ini, pastinya bukanlah Yesus, karena dalam alkitab tercatat bahwa Yesus berkata, "Biarkanlah anak-anak itu, janganlah menghalang-halangi mereka datang kepadaku; sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Sorga." (Matius 19:14). Kita mungkin bertanya-tanya bagaimana mungkin anak-anak kecil  yang belum dibaptis bisa masuk kerajaan sorga? Karena menurut doktrin Kristen, mereka yang tidak dibaptis pasti masuk neraka. Jadi ada dua pilihan disini: Entah anak-anak terlahir dengan membawa dosa warisan sehingga masuk neraka atau akan masuk Kerajaan Sorga. Gereja harus memilih salah satunya. Tentunya kita tidak bisa membayangkan bahwa seorang bayi yang lucu dan imut, yang masih belum dibaptis, akan masuk neraka apabila dia meninggal dunia. bahkan kitab Yehezkiel 18:20 berbunyi, "Orang yang berbuat dosa, itu yang harus mati. Anak tidak akan turut menanggung kesalahan ayahnya dan ayah tidak akan turut menanggung kesalahan anaknya. Orang benar akan menerima berkat kebenarannya, dan kefasikan orang fasik akan tertanggung atasnya."

Ulangan 24:16 mengulangi pesan yang sama. Sebagian orang mungkin dapat berkata “Tapi ayat tersebut adalah Perjanjian Lama! Kami orang-orang Kristen mengikuti Perjanjian Baru.” walau demikian Perjanjian Lama tidak lebih tua daripada Adam! Jika dosa warisan memang sudah ada dan berasal dari Adam dan Hawa, pastilah konsep itu ada dalam kitab perjanjian lama dan Tentunya para nabi dari segala zaman akan mengajarkan tentang konsep dosa warisan kepada pengikut-pengikutnya. Namun faktanya tidaklah demikian! Bahkan Yesus seperti yang dijelaskan di atas, menentang konsep dosa warisan ini.

Gereja mengajarkan bahwa setelah kejatuhan Adam, manusia memiliki masalah yang sangat serius dan berat, semua manusia mewarisi dosa asal dari Adam, mereka terpisah dari Allah. manusia tidak dapat menyelamatkan dirinya sendiri, sekuat apapun ia berusaha karena mereka tidak bisa mencapai standar kesucian. Itulah sebabnya karena kasihnya yang besar, Allah Bapa mengutus Putra-Nya Yang Tunggal datang ke bumi dan menjadi manusia untuk menyelesaikan masalah tersebut sehingga dosa manusia  ditebus dan bisa dikembalikan kepada rancangan Allah semula.

Pernyataan "karena kasihnya yang besar, Allah Bapa mengutus Putra-Nya Yang Tunggal menebus dosa manusia" adalah sangat lucu dan tidak masuk akal bila penebusan dosa dikatakan sebagai kasih Allah yang besar,  bukankah Allah sendiri yang memulai dengan menghukum manusia dengan dosa warusan ?? bukankah sejak awal Allah tahu bahwa Adam pasti akan melanggar larangan memakan buah di taman eden ?? mengapa tetap saja Allah meletakkan pohon pengetahuan di taman eden ?? bukankah membebani semua manusia dengan dosa warisan menunjukkan Allah yang kejam dan tiada kasih ?? pembahasan lebih lengkap bacalah artikel kami : "rkply-pertanyaan dari seorang ateis tentang penciptaan manusia dan dosa warisan."

Apakah konsep dosa warisan masuk akal? Gunakanlah akal kita. Jika kita melihat  seorang bayi dan lihatlah wajah  dan keluguannya, begitu susah untuk meyakinkan diri kita bahwa jika bayi ini mati, maka dia akan masuk neraka karena dosa warisan. Nyatanya, tidak seorangpun yang pernah melihat seorang bayi dan mengatakan “Oh, betapa jahatnya bayi ini. Dia perlu dijebloskan ke penjara.”.

Dosa warisan adalah hal yang paling penting untuk dijelaskan kepada orang-orang yahudi, anehnya selama Yesus melakukan penginjilan kepada mereka, ia tidak pernah membicarakan tentang dosa warisan, bahkan  disinggung sedikitpun juga tidak, termasuk kepada 12 orang muridnya, Yesus juga tidak pernah mengajarkannya, bahkan sampai akhir hayatnya, Yesus tidak tahu menahu tentang dosa warisan.

Sampai saat ini umat yahudi tidak meyakini adanya dosa warisan, fakta ini menunjukkan bahwa ajaran dosa warisan baru muncul setelah adanya ajaran kristen dari Paulus. Bila Adam, Abraham, Musa dan semua bangsa israel termasuk Yesus tidak tahu menahu tentang adanya dosa warisan, bahkan Allah sendiripun juga tidak tahu karena tidak memfirmankan maka ajaran dosa asal atau dosa warisan yang diajarkan Paulus patut dipertanyakan asal usulnya darimana ??

Gereja engajarkan bahwa efek dari dosa warisan atau dosa asal ini kemudian menjangkiti semua manusia yang dilahirkan oleh Adam-Hawa. karena Adam-Hawa berdosa, maka semua manusia yang dilahirkan menjadi memiliki natur dosa. Dosa warisan adalah "dosa dan kesalahan dimiliki oleh semua manusia" sebagai akibat secara langsung dari dosa Adam di Taman Eden. manusia dilahirkan dalam keadaan berdosa dan mempunyai kodrat secara natural akan berbuat jahat dan dosa. "Jadi sama seperti oleh ketidaktaatan satu orang semua orang telah menjadi orang berdosa" (Roma 5:19).

Karena konsep yang keliru inilah maka menurut matius 5:28-29 orang yang memandang perempuan dan menginginkannya sudah dianggap berzinah dalam hati dan dihukum dengan congkel mata. tentu saja penghakiman ini terlalu berlebihan apalagi hukum cungkil mata disamping terlalu kejam juga sulit dan mustahil dapat dilaksanakan. ebagai perbandingan dalam islam diajarkan bahwa semua manusia dilahirkan dalam keadaan fitrah, yaitu suci tanpa dosa, tidak ada yang namanya berdosa ketika memikirkan sesuatu yang jahat. Bagi seorang Muslim, pikiran jahat dapat menjadi amal baik bila orang tersebut menolak untuk menindaklanjuti pikiran jahatnya. Dalam perspektif Islam, pikiran jahat hanya menjadi dosa ketika hal tersebut dilakukan. 

Pikiran yang baik tidak selalu menjadi hal pertama yang terlintas dalam benak manusia, bahkan manusia mempunyai kecenderungan berbuat jahat. Karena itu, dalam perspektif Islam, pikiran untuk berbuat baik saja sudah diganjar pahala, meskipun jika pikiran baik itu tidak ditindaklanjuti. Dan ketika orang tersebut benar-benar melakukan perbuatan baik, Allah melipatgandakan pahalanya. pembahasan lebih lengkap bacalah artikel berseri Rasionalitas Ajaran Gereja dalam Perpektif Logika-Yudaisme yang berjudul : "perbandingan logis ajaran kristen dan islam".

Kesimpulannya adalah menghukum manusia sejak lahir sebagai manusia berdosa menunjukkan Tuhan yang kejam dan tidak adil. walaupun ada kecenderungan manusia berbuat jahat namun memvonis manusia secara natural selalu berfikiran jahat adalah merendahkan nilai kemanusiaan, apalagi menjatuhkan hukuman kepada manusia yang hanya berfikir jahat namun tidak melakukannya adalah suatu kekejian dan kejahatan kemanusiaan, karena itulah konsep dosa waris selain tidak logis juga kejam dan tidak adil.

Sebagai penutup artikel ini kami mengajak pembaca merenung sejenak, Allah yang maha pengasih dan maha penyayang jauh dari sifat tercela : mustahil Allah menjadikan bayi baru lahir sebagai manusia berdosa, yang nantinya mengharuskan Allah menjadi manusia menebus dosa manusia. jangan terseret ajaran sesat, ikuti ajaran yesus berdasar pada perjanjian lama bahwa Allah bukan manusia dan mustahil menjadi anak manusia (Bilangan 23:19). 



---===---



Apa Kata Yesus Tentang Dosa Warisan



Yang dimaksud rasionalitas kristen perspektif logika-yudaisme adalah Menguji agama kristen dengan menggunakan pertimbangan yang logis dari pikiran sehat berdasarkan  akal budi manusia dan juga meneropongnya dari sudut pandang ajaran yudaisme bila diperlukan,  hal ini disebabkan karena agama kristen berakar pada yudaisme dan adanya kaitan yang erat antara agama kristen dan agama yahudi.

Selama ribuan tahun perjanjian lama menjadi kitab suci, yang disembah oleh umat yahudi  adalah tuhan yang maha esa, namun tiba-tiba setelah perjanjian lama diakui sebagai bagian dari alkitab, umat kristen memperkenalkan tuhan trinitas dan dosa asal seluruh manusia yang sebelumnya tidak dikenal oleh abraham, musa dan para nabi lainnya.

bukankah sangat aneh, menggunakan kitab suci yang sama, tuhannya menjadi berbeda ?? bukankah tidak masuk akal bila tiba-tiba tuhan menjadi jahat menghukum seluruh manusia dengan dosa asal yang tidak pernah diperbuatnya ?? masih banyak ajaran kristen yang menimbulkan pertanyaan yang membutuhkan jawaban yang tegas dan logis, bukankah kita beragama karena kita menginginkan akhir hidup kita di dunia bisa berlanjut dengan kekekalan dan kebahagiaan di surga ?? kita semua pasti tidak mau salah pilih dan mempertaruhkan masa depan kita berakhir di neraka, bukan ??

Agama yang benar pasti lolos uji, apakah kristen adalah suatu agama yang benar akan kita ketahui setelah diuji rasionalitasnya menggunakan logika akal budi manusia, alkitapedia membantu anda dalam pengujian tersebut melaui artikel berseri rasionalitas kristen perspektif logika-yudaisme, episode kali ini berjudul : .  .  .  .  .  .  .

Menurut ajaran kristen,  setelah kejatuhan adam manusia memiliki masalah yang sangat serius dan berat, semua manusia mewarisi dosa asal dari adam  dan terpisah dari Allah. manusia tidak dapat menyelamatkan dirinya sendiri, sekuat apapun ia berusaha karena mereka tidak bisa mencapai standar kesucian. Itulah sebabnya karena kasihnya yang besar, Allah Bapa mengutus Putra-Nya Yang Tunggal datang ke bumi dan menjadi manusia untuk menyelesaikan masalah tersebut sehingga dosa manusia  ditebus dan bisa dikembalikan kepada rancangan Allah semula.

Apabila kita baca alkitab, dalam 46 kitab (atau 39 kitab bagi kristen protestan) perjanjian lama tidak ada satu ayatpun yang menyinggung tentang dosa asal atau dosa warisan, abraham, musa dan semua nabi tidak mengenal ajaran dosa warisan, bahkan adam yang dikatakan sebagai penyebab dosa menjalar kepada seluruh manusia juga tidak tahu menahu adanya dosa warisan tersebut, tentunya semua orang yahudi pada zaman yesus juga tidak tahu bahwa dirinya telah berdosa dan terpisah dari allah.

Dosa warisan adalah hal yang paling penting untuk dijelaskan kepada orang-orang yahudi, anehnya selama yesus melakukan penginjilan kepada mereka, ia tidak pernah membicarakan tentang dosa warisan, bahkan  disinggung sedikitpun juga tidak, termasuk kepada 12 orang muridnya, yesus juga tidak pernah mengajarkannya, bahkan sampai akhir hayatnya, yesus tidak tahu menahu tentang dosa warisan.


bila misi yesus adalah menyelesaikan dosa warisan dan mengembalikan manusia kepada rancangan allah semula sudah pasti yesus akan menjelaskan bahwa dosa yang ditanggung oleh manusia  tidak dapat diselesaikan dengan usaha mereka sendiri, tanpa dirinya manusia tidak dapat menyelamatkan  dirinya sendiri, sekuat apapun ia berusaha, karena itulah sangat aneh dan janggal bila masalah sepenting ini tidak diberitakan oleh yesus, satu-satunya jawaban atas misteri ini adalah yesus tidak tahu adanya dosa warisan karena dosa warisan memang tidak ada. Dosa warisan hanyalah mitos saja, sebab bila dosa warisan adalah ajaran yesus, mustahil yesus tidak mengajarkannya.  Yesus sudah pasti dan dengan jelas terbukti tidak mengajarkan dosa warisan, Siapa pun yang menciptakan konsep ini, pastinya bukanlah Yesus, karena dalam Bibel tercatat bahwa Yesus berkata:

"Biarkanlah anak-anak itu, janganlah menghalang-halangi mereka datang kepada-Ku; sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya  Kerajaan Sorga." (matius 19:14)

Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.(markus 16:16)

Kita mungkin bertanya-tanya bagaimana mungkin anak-anak kecil  yang belum dibaptis bisa masuk kerajaan sorga? Karena menurut doktrin Kristen, mereka yang tidak dibaptis akan masuk neraka. Jadi ada dua pilihan disini: Entah anak-anak terlahir dengan membawa dosa warisan sehingga masuk neraka atau akan masuk Kerajaan Sorga. Gereja harus memilih salah satunya. Tentunya kita tidak bisa membayangkan bahwa seorang bayi yang lucu dan imut, yang masih belum dibaptis, akan masuk neraka apabila dia meninggal dunia. Yehezkiel 18:20 berbunyi, "Orang yang berbuat dosa, itu yang harus mati. Anak tidak akan turut menanggung kesalahan ayahnya dan ayah tidak akan turut menanggung kesalahan anaknya. Orang benar akan menerima berkat kebenarannya, dan kefasikan orang fasik akan tertanggung atasnya."

Ulangan 24:16 mengulangi pesan yang sama. Sebagian orang mungkin dapat berkata “Tapi ini ada di Perjanjian Lama! Kami orang-orang Kristen mengikuti Perjanjian Baru.” Tapi masalahnya adalah Perjanjian Lama tidak lebih tua daripada Adam! Jika dosa warisan memang sudah ada dan berasal dari Adam dan Hawa, seseorang tidak akan menemukan dosa warisan ditentang dalam kitab suci dari segala zaman! Tentunya para nabi dari segala zaman akan mengajarkan tentang konsep dosa warisan kepada pengikut-pengikutnya. Namun faktanya tidaklah demikian! Bahkan Yesus seperti yang dijelaskan di atas, menentang konsep dosa warisan ini.

Matius
Ketika Yesus akan pergi ke Yerusalem, Ia memanggil kedua belas murid-Nya tersendiri dan berkata kepada mereka di tengah jalan:
"Sekarang kita pergi ke Yerusalem dan Anak Manusia akan diserahkan kepada imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, dan mereka akan menjatuhi Dia hukuman mati.
Dan mereka akan menyerahkan Dia kepada bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, supaya Ia diolok-olokkan, disesah dan disalibkan, dan pada hari ketiga Ia akan dibangkitkan."

Ayat-ayat terebut mennggambarkan Dihadapan 12 muridnya yesus meramalkan kematiannya, yesus sudah tahu kematiannya sudah dekat karena itulah dia mengabari kepada murid-muridnya. Setelah yesus menyampaikan ramalan tersebut semua muridnya tidak bertanya apapun, ada kemungkinan bahwa sebelumnya yesus juga telah memberi tahu muridnya bahwa dia akan dihukum mati.
Penebusan dosa manusia adalah hal yang paling penting dalam kekristenan karena menurut paulus semua manusia telah berdosa karena adam dan hawa memakan buah larangan, dosa manusia hanya bisa ditebus hanya oleh yesus bukan oleh orang lain, karena itulah sangat aneh dan janggal bila yesus mengatakan semuanya yang akan terjadi pada dirinya namun melewatkan hal yang paling penting yaitu penebusan dosa manusia karena dosa asal warisan adam..
Terjadinya dosa asal adalah pada jaman adam sebelum meninggalkan taman eden. Adalah hal yang sangat aneh karena adam sendiri tidak menyadari bahwa dirinya telah menyebabkan dosa bagi seluruh anak keturunannya, seorang manusia yang membuat anaknya menderita pasti akan timbul rasa penyesalan, maka sangat tidak logis bila adam yang telah melakukan dosa besar bagi seluruh umat manusia namun tidak ada penyesalan sedikitpun, demikian pula dengan hawa, seorang ibu pasti sayang kepada anaknya, bagaimana mungkin karena perbuatan bodohnya terbujuk oleh ular yang berakibat seluruh anak keturunannya sedunia berdosa namun tidak ada penyesalan sedikitpun. Fakta ini menunjukkan bahwa adam dan hawa tidak tahu bahwa akibat perbuatannya telah mewariskan dosa kepada anak keturunannya.
Mengapa adam dan hawa tidak tahu adanya dosa asal yang diakibatkan olehnya ?? karena allah tidak memberitahu adanya dosa asal yang harus ditanggung oleh semua keturunannya. Mengapa allah tidak memberitahu ?? karena allah memang tidak menjatuhkan hukuman kepada adam dan hawa dengan dosa asal yang harus ditanggung oleh seluruh manusia.
Akan menderita dan sakitnya perempuan saat hamil dan melahirkan sudah diberitahukan kepada mereka, maka mustahil masalah yang lebih besar yaitu dosa warisan, allah tidak memberitahukannya hal ini membuktikan bahwa dosa warisan memang tidak ada, diamnya allah dalam hal dosa asal ini menunjukkan bahwa memang tidak ada dosa asal atau dosa warisan, sangatlah mustahil allah menyembunyikan adanya kutukannya dan baru memberitahukan ribuan tahun kemudia kepada paulus.
Keanehan dan kejanggalan tidak berhenti sampai disini, yesus yang ditugaskan untuk menebus dosa manusia juga tidak tahu menahu tentang adanya dosa asal, bagaimana akal sehat bisa menerima adanya dosa asal bila yesus tidak mengajarkannya. Dosa warisan adalah masalah besar karena menyangkut dosa seluruh umat manusia sedunia dan justru misinya ke dunia karena untuk menyelesaikan dosa warisan ini, bila tidak ada dosa warisan maka allah tidak perlu repot-repot menjelma menjadi manusia dan turun ke dunia, karena itu tidak disinggungnya dosa warisan sama sekali oleh yesus membuktikan bahwa dosa warisan itu tidak ada,
dalam matius 5:22 yesus menyatakan bahwa hanya berkata “jahil” kepada saudaranya maka orang tersebut jarus diserahkan ke dalam neraka yang menyala-nyala. Masalah pengucapan kata “jahil” soleh seseorang saja begitu dianggap penting oleh yesus dan diajarkan kepada murid-muridnya, maka jika dosa warisan itu memang ada pastilah yesus mengajarkan kepada murid-muridnya. Adalah aneh dan mustahil yesus menyembunyikan hal tersebut kepada orang lain. 
Sampai saat ini umat yahudi tidak meyakini adanya dosa warisan, fakta ini menunjukkan bahwa ajaran dosa warisan baru muncul setelah adanya ajaran kristen dari paulus. Bila adam, abraham, musa dan semua bangsa israel termasuk yesus tidak tahu menahu tentang adanya dosa warisan, bahkan allah sendiripun juga tidak tahu maka ajaran dosa asal atau dosa warisan yang diajarkan paulus patut dipertanyakan asal usulnya darimana ??
Kesimpulannya adalah Para Nabi Allah tidak ada yang mengajarkan Dosa Warisan dan Penebusan Dosa. Risalah yang dibawa oleh semua Nabi  itu pada hakekatnya sama, yaitu monoteisme dan perbuatan baik. Semua Nabi menekankan adanya tanggungjawab individu atas segala perbuatan setiap manusia (Yehezkiel 18:20, Ulangan 24:16, Matius 16:27, Yeremia 31:29-30, II Tawarikh 25:4). Demikianpula dengan ajaran yesus yang selalu memegang taurat dan kitab para nabi pasti  berpendapat sama terbukti selama hidupnya yesus tidak pernah menyinggung dosa warisan karena memang tidak ada.
Bila dosa warisan tidak ada, apakah perlu yesus mati di tiang salib untuk menebus dosa manusia ?? karena itulah terdapat perbedaan kisah penyaliban dan kematian yesus di tiang salib yang diceritakan oleh keempat injil dalam alkitab, hal ini mengindikasikan bahwa kisah tersebut patut dipertanyakan, untuk lebih jelasnya bacalah :  .   .   .   .  .  .
Karena tidak ada kematian maka tidak ada kebangkitan yesus, paulus berkata : “Tetapi andaikata Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah pemberitaan kami dan sia-sialah juga kepercayaan kamu.” (korintus 15:14). Bagi orang yang mengaku pengikut yesus, Masih percayakah anda kepada ajaran yang bukan berasal dari yesus ??
---===---

Mari kita renungkan :
 
 


Tokoh Alkitab Idola Anak-anak

Segerombolan anak-anak sedang membicarakan idola mereka para tokoh alkitab, mereka masing-masing memamerkan kehebatan jagoan yang di idolakannya :

anak 1 : Tokoh alkitab yang paling hebat adalah Yohanes Pembaptis, waktu ia masih berada dalam kandungan ibunya didatangi malaikat yang mengabarkan berita gembira akan kelahirannya.
Anak 2 : Tidak bisa..kamu salah, Yesuslah yang paling hebat, Yohanes didatangi malaikat ketika ibunya, Elisabet mengandung Yohanes lebih dari 6 bulan, sedangkan ibu Yesus, Maria didatangi malaikat waktu usia kandungannya belum genap satu bulan.
Anak 3 : Kamu berdua salah !! bukan Yohanes dan bukan Yesus yang lebih hebat !!
semua anak-anak ini penasaran, setahu mereka tidak ada lagi perempuan hamil  yang didatangi malaikat selain  Elisabet ibu Yohanes dan Maria ibu Yesus.
Anak 3 : Yang paling hebat adalah Samuel..!!
semua anak serempak berkata : kamu bohong !!!
anak 3 : yang mendatangi Yesus dan Yohanes saat dalam kandungan ibunya adalah malaikat, Sedangkan yang mendatangi Hana, ibu Samuel adalah Tuhan sendiri, hebat bukan ?!! apalagi Tuhan mendatangi Hana sebelum dia hamil. Tuhan mendatangi  orang tua Samuel ketika Hana ibumya dan Elkana ayahnya sedang bersetubuh !!!
semua anak : hah.......??!!

anak 3 : Ada lagi yang lebih hebat dari Samuel...sangat hebat....tidak ada yang lain...
semua anak serempak bertanya : apakah itu...???
anak 3 : Samuel melihat dengan mata dan kepalanya sendiri saat ibu bapanya bersetubuh agar melahirkan dirinya  !!!
semua anak : Ngawur !! nggak masuk akal...nggak mungkin ada peristiwa seperti ini !!
anak 3 : Kalau nggak percaya baca alkitab 1 samuel 1:19, di kitab yang ditulisnya Samuel menceritakan orang tuanya bersetubuh, Tuhan hampir lupa, untunglah Tuhan ingat saat orang tua Samuel bersetubuh, sehingga ibunya menjadi hamil. Kalau Samuel tidak melihatnya sendiri bagaimana mungkin ia bisa menuliskan cerita ini. mustahil bapa dan ibunya menceritakan mereka berdua bersetubuh kepada Samuel !!! berarti Samuel melihat dengan mata dan kepalanya saat orang tuanya bersetubuh sebagai proses pembuatan dirinya !!!
semua anak : hah.....????



Referensi :
Alkitab terjemahan baru - LAI :


Keesokan harinya bangunlah mereka itu pagi-pagi, lalu sujud menyembah di hadapan TUHAN, kemudian pulanglah mereka ke rumahnya di Rama. Ketika Elkana bersetubuh dengan Hana, isterinya,TUHAN ingat kepadanya.( 1 samuel 1:19)

XWL002     




Tokoh Alkitab Yang Paling Kejam

Sepulang dari gereja beberapa remaja ngobrol disebuah warung sambil bercanda, mereka saling memberikan teka-teki, giliran si Paulus yang bertanya kepada teman-temannya untuk menebaknya :
Paulus : siapakah tokoh alkitab yang paling kejam ?
Teman 1 : pastilah  Pontius Pilatus, gubernur Romawi di Yudea yang menghukum Yesus disalib.
Paulus : salah !!
Teman 2 : Herodes Agung dari Yudea yang mebunuh istrinya, Mariamne, karena rasa cemburu dan membunuh semua bayi di Betlehem dengan tujuan membinasakan bayi Yahudi yang sebelumnya dikatakan para peramal akan menjadi ancaman baginya.
Paulus : salah !!
teman 3 : Nebukadnezar adalah raja paling kuat dan paling kejam
Paulus : kalian semua salah !!!
Semua teman : kalau begitu siapakah tokoh alkitab yang paling kejam ??
Paulus : Tuhan..!!
teman-teman serempak : hahhh ??? bagaimana bisa begitu ?
Paulus : Tuhan membunuh er yang tidak bersalah, hanya karena jahat dimata Ttuhan (kejadian 38:7), Tuhan juga membunuh Onan hanya karena membuang maninya (kejadian 38:9-10), Tuhan menggenapi kutukan nuh menjadikan bangsa Kanaan budak (kejadian 9:24-27) Tuhan memerintahkan membunuh semua penduduk dalam suatu kota bila beragama lain/bukan kristen (ulangan 13:12-15) dan masih banyak yang lainnya
semua teman : ???

---===---
Referensi :
Alkitab terjemahan baru - LAI :
kejadian
38:7
Tetapi Er, anak sulung Yehuda itu, adalah jahat di mata TUHAN, maka TUHAN membunuh dia.


Tetapi Onan tahu, bahwa bukan ia yang empunya keturunannya nanti, sebab itu setiap kali ia menghampiri isteri kakaknya itu, ia membiarkan maninya terbuang, supaya ia jangan memberi keturunan kepada kakaknya.
Tetapi yang dilakukannya itu adalah jahat di mata TUHAN, maka TUHAN membunuh dia juga.

kejadian
Setelah Nuh sadar dari mabuknya dan mendengar apa yang dilakukan anak bungsunya kepadanya,
berkatalah ia: "Terkutuklah Kanaan, hendaklah ia menjadi hamba yang paling hina bagi saudara-saudaranya."
Lagi katanya: "Terpujilah TUHAN, Allah Sem, tetapi hendaklah Kanaan menjadi hamba baginya.
Allah meluaskan kiranya tempat kediaman Yafet, dan hendaklah ia tinggal dalam kemah-kemah Sem, tetapi hendaklah Kanaan menjadi hamba baginya."

Dalam ayat diatas nuh mengutuk kanaan cucunya sendiri menjadi hamba/budak padahal dia tidak bersalah, dia tidak tahu menahu tentang mabuknya nuh, dia tidak berada ditempat pada waktu nuh mabuk, tapi begitu nuh tersadar dari mabuknya nuh mengutuk cucunya sendiri menjadi budak. kanaan harus menerima ketidak adilan dari kakeknya dan juga hukuman dari tuhan atas kesalahan yang tidak pernah dilakukannya.

ulangan
Apabila di salah satu kota yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu untuk diam di sana, kaudengar orang berkata:
Ada orang-orang dursila tampil dari tengah-tengahmu, yang telah menyesatkan penduduk kota mereka dengan berkata: Mari kita berbakti kepada allah lain yang tidak kamu kenal,
maka haruslah engkau memeriksa, menyelidiki dan menanyakan baik-baik. Jikalau ternyata benar dan sudah pasti, bahwa kekejian itu dilakukan di tengah-tengahmu,
maka bunuhlah dengan mata pedang penduduk kota itu, dan tumpaslah dengan mata pedang kota itu serta segala isinya dan hewannya


Dari ayat diatas terlihat Tuhan dengan kejam memerintahkan membunuh seluruh penduduk kota bila ada penduduk yang beragama lain.


Senin, 04 April 2016

Apakah Alkitapedia Itu ?

Alkitapedia berasal dari penggabungan dua kata alkitab dan ensiklopedia adalah ensiklopedia untuk belajar alkitab bukan hanya untuk orang kristen saja, alkitapedia ditujukan bagi orang kristen dan bukan kristen yang ingin mencari kebenaran alkitab sejati.

maksud hati menginginkan adanya ensiklopedia on line tentang  alkitab yang beda dari pemahaman orang pada umumnya, dalam alkitapedia alkitab dipandang dari sudut yang lain, karena itu pada mulanya alkitapedia akan disajikan dalam format "seperti wikipedia" namun karena kendala teknis dan terlebih lagi bentuk seperti itu tidak dapat dikomentari dan ditanggapi oleh pembaca maka kami putuskan penyajiannya dalam bentuk blog. bila tiba saatnya yang tepat, bisa saja alkitapedia disajikan ulang seperti rencana semula dengan berbagai penyempurnaan.

Biasanya alkitab diajarkan dengan cara ditafsirkan oleh para pendeta sehingga tidak jarang ada perbedaan arti suatu ayat sebab pandangan tiap pendeta dalam menafsirkan suatu ayat berbeda maka hasilnyapun akan berbeda yang mengakibatkan banyak perbedaan yang diajarkan oleh gereja yang satu dibanding yang lain, karena itu  tidak mengherankan bila di seluruh dunia ada 41.000 denominasi gereja Menurut Atlas of Global Christianity tahun 2010.

Apakah ada masalah dengan menafsirkan alkitab ??  ya ada .. !!! ada  dua alasan kenapa menfsirkan itu salah, pertama menfsirkan akan menghasilkan ajaran sesat, hal ini dimulai karena tidak paham atau menganggap yang tertulis tidak logis. Apa yang terjadi ketika sesorang menafsirkan ayat-ayat Alkitab yang dibacanya? Dia kehilangan kesempatan untuk memahami ajaran sejati Alkitab. Itulah yang terjadi dengan para teolog dan pendeta karena menafsirkan alkitab menghasilkan ajaran yang berbeda-beda.

Kedua dengan menafsirkan maka kehilangan kesempatan untuk memahami ajaran sejatinya. Hal itu tidak boleh terjadi lagi. Scriptura sacra sui ipsius interpres, artinya kitab suci menyatakan dirinya sendiri. Alkitab tidak boleh ditafsirkan karena Alkitab ditulis untuk di pahami.

Alkitapedia, Dari namanya saja sudah terlihat hubungannya dengan alkitab, oleh karena itu seluruh pembahasan dalam blog ini hanya menggunakan kitab suci alkitab dan tidak menggunakan kitab suci agama lain, walaupun didalam pembahasan menyangkut agama lain, tidak menggunakan kitab suci agama lain tetap hanya menggunakan alkitab saja hal ini untuk menjaga kosistensi bahwa alkitapedia adalah "ensiklopedia alkitab".

Dengan pernyataan bahwa alkitapedia  hanya menggunakan standard alkitab bukan berarti alkitapedia tidak membicarakan agama lain, karena sebenarnya istilah "alkitab" jauh sebelum digunakan oleh umat kristen di indonesia, telah digunakan terlebih dahulu oleh umat islam untuk menyebut kitab sucinya, alkitab adalah nama lain dari alquran. di negara-negara berbahasa arab, orang kristen menyebut kitab sucinya AlKitab al-Muqaddas. karena itulah walaupun blog ini membicarakan ajaran kristen, namun juga akan sedikit menyinggung mengenai ajaran islam dan kitab suci alquran  karena disamping istilah alkitab bermakna dalam kedua agama tersebut, ternyata agama kristen dan agama islam memiliki keterkaitan yang menarik untuk dibahas dan diperbandingkan, berikut adalah alasan lain mengapa alkitapedia membandingkan agama kristen dan islam :

1. agama terbesar di indonesia adalah kristen dan islam bahkan di seluruh dunia gabungan  kedua agama ini mencapai lebih dari separuh penduduk bumi.
2. kristen dan islam mempunyai hubungan yang dekat dibanding agama lain karena kedua agama ini adalah termasuk agama abrahimik.
3. agama yahudi sebenarnya juga termasuk agama abrahimik, namun tidak banyak dibicarakan karena hampir tidak ada orang indonesia beragama yahudi dan literatur tentang agama ini sangat sedikit.
4. dibanding agama lain, kristen dan islam mempunyai banyak bahan pustaka sehingga mudah mencari bahan-bahannya dan mudah membandingkannya karena banyak topik pembicaraan yang sama dalam kedua agama ini.

Meskipun membandingkan kristen dan islam, sesuai komitmen awal bahwa alkitapedia hanya menggunakan sumber dari alkitab maka, alkitapedia tetap konsisten hanya berdasarkan alkitab, sedangkan pembahasan islam hanya disajikan pokok-pokoknya saja dan sebisa mungkin tanpa mengutip langsung ayat-ayatnya dari kitab suci alquran.

Dalam perbandingan agama kristen dan islam ini, Bagi para pembaca yang merasa tidak puas atau menilai alkitapedia tidak proporsional  dalam pembahasannya kami mohon maaf hal ini semata-mata hanyalah prinsip konsistensi yang kami aplikasikan sejak awal, yaitu hanya membahas alkitab saja,  bila para pembaca  ingin mendapatkan sudut pandang islam yang lebih luas atas perbandingan agama yang dibahas dalam alkitapedia kami mempersilahkan mencari dan membacanya di blog-blog islam. 



---===---


Mari kita renungkan :
alkitapedia mengupas alkitab dengan dimensi "pemahaman logika adam", sedangkan tiap gereja menafsirkan alkitab berbeda satu sama lain.
Dengan menafsirkan, anda semakin jauh dari makna alkitab sejati, pahamilah alkitab seperti yang diinginkannya.
Apabila karena penafsiran menjadikan ajaran gereja bertentangan dengan alkitab, lupakan gereja dan peganglah alkitab, seperti itulah kira-kira pesan martin luther, dia sendiri mengatakan kepada pengikutnya, agar meninggalkan ajarannya bila bertentangan dengan ajaran Yesus.
"Forget the church follow Jesus" -  Andre Sullivan

“Ikutilah Yesus menurut yang diajarkan oleh-Nya” - Arius